Kamis, 05 Juni 2008

Habib Rizieq Syihab :

Demi Allah, Saya lebih suka dipenjara atau dibunuh daripada membubarkan FPI, Apapun yang terjadi tuntutan saya satu: BUBARKAN AHMADIYAH !!!

11 komentar:

abu mengatakan...

inilah contoh pemimpin panutan, dia hanya takut karena Allah. harusnya mental ksatria seperti ini dimiliki oleh semua pimpinan FPI, anggota FPI, dan seluruh ummat islam. kecewa dengan sikap pimpinan FPI dibeberapa daerah yg hanya dengan tekanan kaum munafik lantas menyatakan diri bubar, yg lebih menyakitkan memberi statement kalau "tidak setuju dengan kekerasan yg dilakukan saudara-saudaranya FPI pada tragedi monas". inilah jiwa pengecut. Tegakkan kebenaran, kewajiban kita beramar ma'ruf nahi munkar. semua perjuangan ada tahapan dari musyawarah sampai pilihan terakhir perang, semua dicontohkan Rasulullah.Semoga Allah memberi kesehatan dan kekuatan kepada Habib, untuk selalu sabar menghadapi cobaan ini.

muslim kaffah mengatakan...

Allah yuuinuka wa yubarrik fika ya habib..
Allah yuwaffik ila ahsani thoriq ya Da'i ilallah Habib Muhammad Riziq bin shahab

iwanku mengatakan...

ALLAHU AKBAR

iis mengatakan...

Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada Habib dan dimudahkan segala urusan. Ahmadyah telah menodai kitab suci dan sunnah dan bukan bagian dari Islam.

bingilti mengatakan...

Assalamu'alaikum.

Semoga Allah mengampuni kami yang tak mampu berbuat apa-apa, ketika saudara -saudara kami yang berjuang menegakkan amar ma'ruf nahi munkar, malah dicaci, dimaki, dihina, dinistakan, difitnah, dizalimi, dan dipenjarakan.

Ya, Allah berikanlah kekuatan iman dan kesabaran kepada saudara kami di FPI dan keluarga, semoga ikhlas dan tabah karena Allah. Amin.

Hati kami rasanya remuk redam melihat kenyataan ini.

Hasbiallahu wa ni'mal wakil, Ni'malmaula wa ni'mannashiir.
Cukuplah Allah Sebagai Pelindung dan Penolong Mujahid Dakwah.

Wassalam.

elfaris ahmad mengatakan...

FPI jangan patah semangat dalam menegakkan amar ma'ruf nahi munkar. Semoga Allah memberikan kekuatan kepada Habib dan semoga pula Allah menghancurkan segala makar kaum kafir dan zindiq.

abu mengatakan...

Saudaraku di FPI, Forum Ukhuwah Ulama dan Umara Sumsel (FU3S) dan 11 ormas Islam telah mengeluarkan sikap menolak pembubaran FPI (baca detik.com "Terbang ke Jakarta, 30 Advokat Palembang siap bela Munarman").
Kami ummat islam di Sumatera Selatan telah merapatkan barisan untuk bersatu melawan musuh islam. Yang pasti menuntut pembubaran Ahmadiyah dan melawan kebatilan.

mahlukawam mengatakan...

" Mengungkap Dibalik Kejadian Sebenarnya Kekerasan di Monas "

kunjungin ke
www.mahlukawam.blogspot.com


mohon di publish

abu mengatakan...

Kelanjutan dari email " Mengungkap Dibalik Kejadian Sebenarnya Kekerasan di Monas " tsb adalah adanya bantahan dari penulis. hal ini sudah bisa ditebak dari awal.
Dari beberapa pakar menyimpulkan 3 alasan terhadap tulisan tsb:

1. E-mail itu dibuat oleh AKKBB / JIL yg diskenariokan bakal dibantah oleh si Nong sekaligus ada statement bahwa e-mail itu dibuat oleh umat Islam (FPI dll) shg terkesan ormas Islam akan menggunakan segala cara guna mencapai tujuannya. Peluang: 80%, karena selama ini JIL dkk merasa tidak bebas bergerak oleh kehadiran FPI.

2. E-mail itu dibuat oleh pihak ketiga utk semakin mengadu-domba umat Islam. Mungkin inteligent pemerintah untuk pengalihan isue BBM atau pihak lain yg ingin mengail di air keruh dan mengambil kesempatan dalam kesempitan. Peluang: 80%, karena selama ini mereka ingin melihat Islam hancur.

3. E-mail itu dibuat oleh ormas Islam. Peluang: 10%, peluangnya sangat kecil karena selama ini umat Islam terkenal sportif dan takut berbuat curang karena mereka mengerti betul ciri-ciri golongan munafikin salah satunya jika berjanji dia ingkari dan ini tidak akan menjadi pilihan ummat islam yg kaffah. Berbagai perjanjian antara umat Islam dg kaum kafir telah membuktikan hal itu, dimana kaum kafir bolak-balik melanggar perjanjian dg berbagai dalih, lalu ketika mereka sudah dalam kondisi terjepit mereka teriak-teriak minta perjanjian damai lagi.

Yakinlah kelompok tsb tengah membuat makar kepada agama Allah, padahal sebaik-baiknya pembuat makar hanyalah Allah.

ndeso mengatakan...

Sudah dicek tuh, ternyata Nong DArol membantah telah mengirim email tsb. Ternyata masih aja orang-orang FPI tetap blo'on walau udah bisa manfaatin blog.

Mas, sampean tuh cuma jadi korban habib rizik aja pada. dengan kemampuannya mendoktrin atas nama agama, orang-orang bego yang mengkultuskan para habib dengan mudahnya mau tercebur dalam kubang kesesatan euporia jihad menurut cara pandang habib rizik.

Coba deh ente-ente pada belajar lagi sama habib atau ulama yang bijak dan dewasa, pasti ente bakal bilang: "Ternyata kemaren2 gue disesatkan oleh pemikiran rizik yang doyan ama kekerasan".

Nah, selama hayat masih dikandung badan, nyok dengerin dakwah yang bener dan gak menyesatkan kita.
Karena gak mau kan di hari hisab nanti kita dihukum karena telah menodai agama Islam karena kebodohan kita sendiri yang mencari ilmu cuma satu titik aja. Apalagi jelas2 menodai kesucian Islam dengan mempertontonkan kekerasan di mata nasional dan internasional.

abu mengatakan...

Semua konspirasi untuk menyudutkan perjuangan FPI dan islam sedikit demi sedikit sudah mulai dibukakan Allah. Jika Allah berkehendak untuk mengangkat derajat seseorang tiada yg mampu menghalanginya begitupun ketika Allah hendak menghinakan seseorang tidak ada suatu mahlukpun yg dapat mencegahnya.Pooling yg mencari suara pembubaran FPI telah gagal ternyata mayoritas respondense tetap menginginkan keberadaan FPI sebagai ormas yg dapat diharapkan menegakkan amar ma'ruf nahi munkar. Aparat hukum di negara ini sudah tidak bisa diharapkan lagi, lihatlah skandal yg menimpa semua birokrat sudah mulai berjatuhan. begitupun dengan pembela Ahmadiyah "Adnan Buyung Nasution" baca di detik.com (Buyung : Saya tak lagi tangani kasus syamsul nursalim") wallahua'lam sejauh mana keterlibatannya dalam mafia peradilan.
To.ndeso, saya kasihan kepada anda yang sudah menimba ilmu kemana-mana tetapi ahlakmu tidak berubah, Islam tidak pernah mengajarkan seseorang untuk menghina dan menjelekkan saudaranya sesama muslim, itu artinya Ghibah...dengan entengnya anda menyebut orang yang memiliki ilmu agama yang luas seperti Habib dengan perkataan sesat. dan anda dengan lancarnya menyebut orang lain bodoh. Coba renungkan apakah anda memang sudah maksum setelah anda belajar kemana-mana. Saya yakin guru spiritualmu akan kecewa dengan hasil didikannya ini. istighfar dan bertobatlah.Semoga Allah memberi hidayah kepada kamu.
Lebah memakan sari bunga dan menghasilkan madu yang bermanfaat. Kalau dianalogikan dengan ndeso rasanya tidak masuk diakal kalau dia menimba ilmu dari sumber yang benar.

Arsip Blog