Kamis, 05 Juni 2008

FPI VS Banser, Pagar Nusa & Garda Bangsa

Isu penyerangan Banser Nu dengan melibatkan seluruh kekuatan penuh dengan kekuatan supernatural untuk membubarkan FPI santer diberitakan via media. Apa yang menjadi landasan mereka melakukan semua itu. Isu penggebukan wanita dan anak2 yg digambarkan di TV menjadikan alasan mereka melakukan itu semua. suatu respon yg bisa diterima oleh akal dan hati nurani.

Tapi apakah BAnser Nu dan seluruh komponen didalamnya telah melakukan tabayun atau cross check dari korban yang ada? berapa wanita dan anak-anak yg dipukul pada saat kejadian disilang monas waktu itu? Dengan jujur dan tanpa rekayasa. karena dari pihak FPI sendiri tidak ada satupun pihak wanita dan anak-anak yg dilukai. semua berita dan kesaaksian hanyalah rekayasa belaka. Sebuah dusta yg dikemas untuk publik dengan niatan menghancurkan FPI. Dusta ini didukung pula oleh pemberitaan TV dan media massa.

Dalam hal tidak hanya FPI, tapi juga Banser NU, Pagar Nusa dan Garda Bangsa menjadi korban hasutan dan opini dusta publik yang disebarkan oleh Ahmadiyah dan anteknya (AKK-BB) untuk saling serang dan menjatuhkan satu sama lain. Sekali lagi korban opini mulai bertambah.

Opini Dusta ini terus di hembuskan oleh media demi mencari populeritas dan bisnis belaka tanpa berfikir panjang apa yg akan terjadi dengan ummat nantinya.

Hembusan adu domba juga dilakukan di blog ini melalui opini bebas yg diberikan oleh bloger2 dalam menanggapi tulisan yang saya buat.

Tidak hanya NU, Banser, Pagar Nusa dan Garda bangsa yg menjadi korban isu dusta tapi seluruh komponen bangsa. Masyarakat hendaknya berfikir kritis, dengan mengambil langkah2 yg cerdas sebagi contoh membuat tim kecil dalam mencari fakta mulai dari korban wanita dan anak, hingga provokasi agama yg telah dilakukan oleh pihak AKK-BB.

Adapun korban pemukulan FPI yang terjadi adalah sepontanitas ditujukan kepada para provokator yg telah sengaja memancing emosi laskar jihad. ini bisa terjadi pada siapa saja bila sesorang telah mngejek dan menghina orang lain didepan umum.

Kembali ke akar permasalahan mengenai dusta yg digemborkan, siapa yg terpancing, dialah menjadi korban.

24 komentar:

I AM ASIAN mengatakan...

sudah lah kalian jangan menggunakan kekerasan penghasutan untuk membela diri sendiri. INdonesia bukan negara Islam tapi negara yang menjamin kebebasan beragama. Kalau anda ingin membuat negara islam buat saja sendiri tapi jangan di Indonesia. Jangan sampai masyarat yang sudah susah anda bikin susah lagi

Wira mengatakan...

Indonesia itu sebetulnya negara toleran. Mau tau buktinya?
- Hanya Indonesia yang memiliki hari libur PALING BANYAK.
Semua agama diberi hari libur, demikian pula dengan Tahun Baru China.
Pernah merasakan Hari raya Idul Fitri/Adha di Amerika? itulah bedanya, disana tidak ada libur.
Tanggal 1 Mei (Kenaikan Isa AlMasih) Indonesia libur, tetapi tidak dengan Amerika. Negara lain? tidak juga, contohnya INDIA tidak ada libur pada hari itu.
Waisak? Indonesia libur, tapi di Australia? tidak libur juga....

- Kemudian lihat di Malaysia, adakah hari kenaikan Isa AlMasih diliburkan? ternyata tidak juga.

- Di Indonesia kaum (maaf) banci mendapat tempat terhormat, dan kaum gay mendapat organisasi yang terhormat. Di Singapura? sebuah Televisi swasta didenda 100ribu dollar Singapura karena menayangkan acara keluarga, semacam GRIYA UNIK yang menampilkan pasangan GAY.

- Di Indonesia, tari bugil dan sejenisnya dibiarkan, justru dibekingi aparat. Di Malaysia? Sejumlah pengusaha Singapura ditangkap karena memesan penari bugil penduduk pribumi Melayu.

Jadi apa yang salah dengan ke Bhinneka Tunggal Ikaan Indonesia? anak muda bilang So What Gitu Looh... Itu semua masih dirasa belum cukup.

Yang terhitung cukup menurut mereka adalah kalau:
- Orang Islam cuma ibadah di Masjid saja
- Islam adalah urusan manusia dengan Tuhan, gak ada hubungann dengan politik, pendidikan dan sebagainya.
- KTP boleh Islam, yang penting tato (lagi ngetrend nih) ada disekujur tubuh (maaf bukan ditujukan bagi para preman bertato yang insyaf) tapi bagi orang baru yang coba-coba pasang tato.
- Jangan ngomongin moral deh, itu khan hubungan pribadi manusia-Tuhan.
- Anak-anak remaja suka merayakan Valentine.
- Keperawanan bukan masalah, toh yang penting bisa punya anak kok nantinya.

Masya Allah, sederetan penghancuran aqidah demi mengejar kehidupan yang HEDONIS diajarkan ditengah-tengah anak dan keluarga kita. Siapa lagi yang bisa membentengi itu semua? Siapa lagi kalau bukan kita sendiri.

Oleh karena itu, janganlah jumlah umat Islam yang 180 juta ini dicerai-beraikan dengan cara di ADU DOMBA. Tahu siapa yang dijuluki DOMBA-DOMBA itu? Itulah julukan untuk bangsa ISRAEL. Jangan sampai julukan itu berpindah ke umat Islam.
Wallahu a'lam bisshawab...

abuzahra mengatakan...

Assalamu'alaikum,
Allohumma a'izzal islama walmuslimin, wanshuril mujahidiina fiimasyarikilardi wamagoribihaa..
Allohumma anzil 'alaihim nazhron aziza..
Allohu akbar..
Baru saja saya mendapat email ini, semoga bermanfaat.

di http://kaskus.us/showthread.php?t=893851

Mengungkap Dibalik Kejadian Sebenarnya Kekerasan di
Monas

bro baru dapat dari milis nih, tolong disebarkan yah

Quote:
Untuk menyakinkan tulisan ini, saya perlu
memperkenalkan diri dulu, nama Saya adalah Nong Darol
Mahmada, saya salah seorang aktivis Jaringan Islam
Liberal dan saya aktif di JIL sejak berdirinya JIL.
Dalam kesempatan sekarang izinkan saya memberikan
kesaksian kepada kawan-kawan sebangsa dan setanah air
melalui milis ini kejadian sebenarnya dibalik kejadian
yang terjadi di Monas pada tanggal 1 Juni yang lalu.

Perlu kawan-kawan ketahui bersama bahwa aksi ini
merupakan aksi yang telah di skenariokan oleh pihak
pemerintah untuk mengalihkan isu BBM yang sedang marak
ditengah masyarakat. Aliansi Kebangsaan untuk
Kebebasan Beragama dan Beryakinan (AKK BB) hanya
dijadikan kedok saja untuk mencegah agar ajaran
Ahmadiyah tidak dibubarkan.
Setelah presiden SBY menaikan harga BBM, kalangan
kontributor JIL Goenawan Mohammad, Hamid Basyaib,
Rizal Mallarangeng, Denny JA, Nasaruddin Umar
melakukan pertemuan secara diam-diam di kediaman SBY
di Cikeas, Bogor. Hal ini mereka bisa akses langsung
kedalam berkat orang dalam yaitu Andi Malarangeng yang
notabene kakak kandung dari Rizal Mallarangeng.
Dalam pertemuan ini membahas isu yang berkembang di
tengah masyarakat mengenai aksi demo-demo yang
dilakukan adek-adek mahasiswa. Lalu SBY selaku
presiden dan kepala pemerintah meminta kalangan JIL
mengalihkan isu yang sedang berkembang di masyarakat
dengan isu lain. Rizal M, yang merupakan pemuda JIL
yang cerdas memberikan usul bagaimana isu kenaikan BBM
yang sekarang ini diupayakan diganti dengan isu
membubarkan Front Pembela Islam (FPI) dengan
mengangkat isu pembubaran ajaran Ahmadiyah. Karena
selama ini JIL selalu mendapatkan perlakuan keras dari
FPI.

Lalu setelah mendapatkan 'restu' dari presiden
Goenawan Mohammad, Hamid Basyaib dan Rizal
Mallarangeng datang ke markas JIL di Jl. Utan Kayu No.
68 H Utan Kayu. Di Kedai Tempo mereka membahas
bagaimana membuat skenario agar anggota FPI bisa
melakukan tindakan anarkis dan perusakan yang membuat
masyarakat tidak simpati lagi dengan FPI. Lalu setelah
melakukan diskusi selama 3 jam, ketiga kontributor JIL
itu akhirnya berhasil membuat skenario yang bagus,
dengan memanfaatkan momentum kelahiran Pancasila pada
tanggal 1 Juni, mereka akan membuat semacam aksi
simpatik (damai) dalam kebebasan beragama dan
berkeyakinan. Aksi ini dilakukan di Monas, yang mana
para peserta yang hadir sudah disetting sedemikian
rupa agar anggota FPI turut datang dan membubarkan
asyik tersebut. Mereka sangat paham betul, bahwa massa
FPI sangat mudah sekali untuk dipancing agar melakukan
kekerasan dan pengerusakan.

Setelah membuat skenario tersebut lalu Goenawan
Mohammad, menghubungi SBY melalui ponselnya, setelah
mendengar penjelasan dari Goenawan Mohammad secara
terperinci, akhirnya presiden menyetujui aksi tersebut
dan akan mentrasferkan dananya sebesar 10 miliard
rupiah untuk melancarkan aksi tersebut.
Malam sebelum kejadian, beberapa pentolan JIL
berkumpul di markas JIL, termasuk saya sendiri. Waktu
itu yang hadir sangat ramai sekali dan sedang membahas
persiapan untuk aksi besok pagi. Dari beberapa
kawan-kawan yang diberikan tugas juga sudah selesai
menjalankan tugasnya seperti mengundang kalangan pers
media cetak dan media elektronik untuk hadir di acara
tersebut. Orang-orang Ahmadiyah pun bersedia
mengerahkan beberapa massanya untuk menghadiri aksi
damai besok. Begitu juga dengan FPI, sudah dikontak
melalui SMS membuat isu kalau besok jamaah Ahmadiyah,
akan menggelar aksi damai di silang damai.
Saya tidak tahu bagaimana persiapan dari FPI untuk
merespon isue tersebut, tetapi nyatanya besok pagi
ketika aksi damai itu sedang berlangsung dengan
membawa nama AKKBB FPI datang dengan belasan truk dan
ratusan anggotanya melakukan pemukulan kepada anggota
aksi tersebut. Yang akhirnya terjadi aksi kekerasan
tersebut. Hal ini yang diketahui dikalangan anggota
FPI adalah aksi tersebut adalah aksi yang dilakukan
umat Ahmadiyah sehingga secara kasar dan memaksa
membubarkan aksi tersebut.
Dari pemaparan dalam tulisan saya disini harus
kawan-kawan milis ketahui bahwa,
1. Bahwa aksi kekerasan yang terjadi di Monas itu
merupakan suatu skenario yang dilakukan pemerintah dan
pihak JIL untuk mengalihkan isu BBM.
2. Aksi yang terjadi di Monas itu, JIL ingin FPI
dibubarkan karena selama ini FPI merupakan yang
menjadi sandungan kalau JIL melakukan aksi.
3. Dari jamaah Ahmadiyah dengan aksi ini, diharapkan
mendapatkan simpati dari masyarakat Indonesia agar
organisasi ini tidak jadi dibubarkan.
4. Kalangan petinggi JIL telah sekian kalinya,
mendapatkan keuntungan untuk memanfaatkan situasi dan
kondisi yang ada.

Demikian tulisan ini saya buat dengan sebenarnya,
karena hal ini yang membuat saya selalu merasa
bersalah dan berdosa telah bersama-sama dengan
kawan-kawan JIL melakukan pemutaran balikan fakta.
Saya harap kawan-kawan setanah air dan sebangsa mau
menyebarkan email kekawan-kawan sekalian. Terima
kasih.

Salam

Nong Darol Mahmada
nong@isai.or.id

sumber: http://kaskus.us/showthread.php?t=893851

Warriors mengatakan...

Maju terus FPI, Kebenaran pasti menang.

Warriors mengatakan...

FPI hanya menghancurkan kemaksiatan, seperti tempat hiburan, judi, minuman keras dan juga penistaan terhadap agama Islam seperti Ahmadiyah. Media massa hanya memperlihatkan ketika FPI melakukan tindakan Anarkis atau yang jelek-jeleknya saja. Padahal tindakan mereka benar. Kemaksiatan memang harus dihancurkan dengan cara apapun.
Maju TErus FPI....

Patung Pancoran mengatakan...

saya setuju sekali dengan pembubaran Ahmadiyah dan sangat mendukung gerakan2 yang bertujuan menegakkan Islam.

tapi kenapa sih cara FPI ampir selalu dengan kekerasan?

apa FPI yakin dengan menghancurkan tempat2 maksiat akan mengurangi kemaksiatan?

apakah dengan memukuli para anggota AKK-BB akan membuat Islam tegak dan terjaga kemurniannya, atau malah membuat citra Islam ternodai?

apakah tidak ada cara yang lebih efektif selain kekerasan? saya setuju dalam beberapa hal kekerasan diperlukan, tapi apa dalam hal ini iya?

apa FPI tidak mempertimbangkan efek samping dari tindak kekerasan yang dilakukan FPI akan berimbas kepada penodaan atas citra Islam?

ini ada artikel bagus:
http://rosyidi.com/demonstressy/

Wira mengatakan...

Jika benar ada skenario besar dari JIL dan pemerintah dibalik ini semua, alangkah biadabnya orang-orang ini. Menjual aqidah demi sebuah penghentian demo BBM.

Yang patut dicermati di ulasan tersebut adalah petikan bahwa JIL yakin bahwa massa FPI akan mudah tersulut amarahnya.

Sebagaimana postingan saya sebelumnya, saya kembali mengingatkan segenap massa FPI mulai dari pengurus dan kader-nya untuk tidak mudah terprovokasi seperti bunyi keterangan di atas.

Sekali lagi, teruskan perjuangan, doa kami menyertai anda-anda semua, jadikan kebangkitan 100 tahun Indonesia menjadi kebangkitan Jiwa-jiwa Islam menyongsong jaman keemasan Islam. Dajjal sudah mulai menampakkan pengaruhnya, Wallahu a'lam, hanya Allah yang tahu, namun tanda-tandanya sudah banyak.

Rapatkan barisan, dan songsong 'pertarungan' yang ada didepan mata saat ini yakni Gazwul Fiqri (Perang pemikiran), perang OPINI, perang PEMBELOKAN informasi, dan perang PEMANFAATAN tokoh ISLAM (terutama tokoh ber mata satu) demi kepentingan kaum pembela Dajjal.

Be brave, smart, strategic, and stay on the Allah's way, we will win this battle, we will get our victory, soon... my Muslim Brothers...
ALLAHUAKBAR....

Maruto mengatakan...

"Silahkan berkomentar, gunakan Argumentasi yang kuat dan Cerdas, penggunaan makian dan cacian bisa jadi berbalik kepada anda, keluarga dan keturunan anda. Tunjukkan kalau anda adalah orang yang terdidik dan berwibawa".

Kalimat di atas saya kutip dari sub judul blog ini. Kalau boleh saya berpendapat di sini (sepertinya FPI bukan kelompok yang bisa menerima pendapat orang lain), kalimat "gunakan Argumentasi yang kuat dan Cerdas..." itu seharusnya juga Anda lakukan. Bukan hanya sebagai peraturan dalam memberi komentar atas tulisan Anda di sini. Tapi Anda sebagai pembuat aturan pun harusnya sudah mampu melakukannya, bukan sebaliknya. Kalau tidak bisa, jangan harap aturan Anda dipatuhi orang lain. Saya belum pernah dengar ada "Argumentasi yang kuat dan Cerdas" dari orang-orang yang menamakan dirinya FPI (seperti Anda).

"...penggunaan makian dan cacian bisa jadi berbalik kepada anda, keluarga dan keturunan anda". Kalimat ini pun menunjukkan bahwa Anda(FPI) tidak mampu berlapang dada atas komentar-komentar orang lain tentang Anda (FPI). Makian sekalipun! Itulah penilaian orang lain tentang Anda (FPI). Atau jangan-jangan Anda (FPI) hanya bisa menilai orang lain tapi "belum" (atau mungkin tidak bisa) bisa menerima penilaian orang lain. Sayang sekali... Lalu Anda (FPI) sekali lagi menunjukkan sifat dasar dengan menulis kalimat yang berbau mengancam seperti "bisa jadi berbalik kepada anda, keluarga dan keturunan anda". Apa maksudnya...? Sepertinya Anda(FPI) memang sifatnya seperti itu...
- memiliki kesenangan dan kepuasan bila melakukan kekerasan,
- sangat suka melontarkan kata-kata "makian" dan "kecaman" serta "ancaman",
- merasa menjadi kaum yang paling berhak atas apapun yang dilakukan dan dengan sombong nya menjadikan Alloh dan Islam sebagai "tameng" nya,
- mencoba menunjukkan pada dunia bahwa suara Anda(FPI) adalah suara Alloh. Na'udzubillahi mindzalik...

"Tunjukkan kalau anda adalah orang yang terdidik dan berwibawa"... itu kalimat Anda(FPI) sendiri! Mampukah Anda(FPI) menunjukkan kalau Anda(FPI) adalah orang-orang yang terdidik dan berwibawa? Saya rasa... belum.

Oh ya... soal "pengalihan" Anda(FPI) atas apa yang telah terjadi (tragedi Monas). Sepertinya Anda(FPI) pada kenyataan nya tidak cukup berani mengakui kesalahan (tidak seberani saat melakukannya). Karena menurut saya hal itu terjadi akibat ulah provokasi atau bukan, di adu domba atau tidak, dihasut atau tidak, sekenario pemerintah atau bukan,... semua kembali pada Anda(FPI) sendiri. Kalau saja Anda(FPI) mudah ter provokasi, kalau saja Anda(FPI) tidak mudah di adu domba, kalau saja Anda(FPI) tidak mudah di hasut, kalau saja Anda(FPI) tidak mudah dijebak oleh (ada komentator menyebutkan) skenario pemerintah dan yang paling utama adalah kalau saja Anda(FPI) mampu mengendalikan "hasrat" melakukan kekerasan maka... tidak akan terjadi kejadian seperti "tragedi Monas". Inti nya adalah "akui" sajalah bahwa itu semua kesalahan "fatal" yang telah Anda(FPI) lakukan. Dan itu memang terencana dan direncanakan oleh Anda(FPI) bukan...? Soal penyebab nya itu apa adalah persoalan Anda(FPI) dengan si"penyebab" tersebut. Persoalan Anda(FPI) sekarang adalah Anda(FPI) harus "belajar berani" bertanggung jawab dan belajar "berani mengakui" kesalahan. Bukan belajar mencari pihak yang lebih pantas disalahkan atas kesalahan yang telah Anda(FPI) lakukan. Apakah itu menunjukkan arti yang menurut Anda(FPI) adalah "berani", "kuat dan cerdas", "terdidik dan berwibawa"? Saya rasa bila Anda(FPI) adalah orang-orang yang "berani", "kuat dan cerdas" serta "terdidik dan berwibawa" pasti bisa menjawab pertanyaan itu.

Salam,

Maruto

Front Pembela Islam mengatakan...

To: Maruto

Disini tempat beradu pendapat tentang insiden monas 1 juni bukan tempat mempermasalahkan peraturan yang saya buat. Jika anda ingin berpendapat silahkan, kalau tidak suka tidak perlu pendapat anda di blog kami. Saya masih perlu mempersilahkan tulisan anda untuk tetap tampil disini karena pertimbangan penghargaan buah pikiran anda terhadap kami.

Saya rasa FPI sudah cukup jantan dengan mau menghadapi kepolisian dan sebagian teman kami masih mendekam di penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatan emosi kami. DIbanding dengan pihak AKKBB yg berlindung di balik rok padahal sudah jelas provokasi dan membawa senjata api. mana yg jantan menurut anda ?

Koridor hukum tetap kami jalani, ada lebih 30 penngacara yg siap membantu di pengadilan.

Masalah insiden adalah masalah lapangan yg spontanitas terjadi karena tersulut emosi. bukan tempat argumentasi. karena dilapangan bola bukan tempat berdiskusi bukan ?

Pengalihan isu? anda salah tempat. ada sebab akibat. saya sudah ungkapkan pada tulisan saya maupun pernyataan resmi dari FPI tentang kronologi kejadian. artinya saya mengajak berfikir secara obyektif tentang permasalahn yang ada.
Ahmadiyah adalah akar permasalahan. sedangkan insiden monas adalah side efect dari substansi permasalahan yg ada. Masih akan ada side efect yg lebih besar lagi yg akan terjadi bila akar masalah ini belum tuntas terjawab.

Terima kasih telah memberi komentar pada blog kami

zicoe mengatakan...

wakakakakak ...ternyata memang FPI itu isinya banci semua ya.kita lihat aja anggotanya waktu digebek polisi gak ada yang melawan.padahal sebelumnya itu dengan menyombongkan diri bakal ngelawan...yang paling kelihatan bancinya itu munarman...masih teringat kata2 tegasnya untuk bertanggung jawab.eh gak taunya ampe sekrang kabur entah kemana sembunyinya :)


pa lagi yang udh di grebek ama organisasi massa lain....langsung bilang kata bubar....jadi kayak tikus basah gak bisa macam2 lagi.beda klu mereka rame2 :)

Front Pembela Islam mengatakan...

to: zicoe
Memangnya anda jantan ? bukankah jenis kelamin anda perempuan ? Mohon maaf pancingan anda tidak kena di kami

zulfa el hasyim mengatakan...

Assalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakatuh
saya ikut bersimpati atas perjuangan FPI yang tidak kenal lelah membela Islam demi tegaknya syariat dan aqidah yang murni tanpa ada noda sedikitpun yang mencemari. Sungguh bukan perjuangan yang mudah memang untuk menegakkan kalimat Illahi yang diwahyukan kepada Nabiyullah Muhammad SAW. tapi kita harus yakin akan janji Allah dalam Al Qur'an: "Kam min fi'atin qoliilatin gholabat fi'atan katsirotan bi'idznillah". Maka dari itu dengan semangat jihad tertinggi teruslah berjuang FPI!!! Tegakkan Islam di bumi pertiwi! Lanjutkan perjuangan Rasullah. Saya yang saat ini masih dalam tahap belajar di Al Azhar University Mesir hanya bisa berdoa untuk ikhwan FPI semua agar tetap diteguhkan 'azam jihadnya oleh Allah hingga tibalah saatnya Islam berjaya di Indonesia. Rabbanaa afrigh 'alainaa shobron wa tsabit aqdaamanaa wanshurnaa 'alaal qaumil kaafiriin.... amiiin ya Robb...

zulfa el hasyim mengatakan...

Assalamu'alaikum wr wb.
Maju terus FPI kami selalu mendukung dan berdoa demi Islam berjaya di Indonesia....

abu mengatakan...

nah orang seperti si zicoe ini sebenarnya identik dengan sifat iblis, yg senang mengadu domba. memanas-manasi agar sesama ummat Muhammad saling bunuh-bunuhan.pas sekali sifat-sifat iblie mengalir ke Zicoe ini.lagian ngapain mau melawan terhadap polisi saat itu, toh sudah ada instruksi dari pimpinan FPI untuk kooperatif thd polisi pagi itu. dan lihatlah saudara-saudara kita itu mereka menegakkan kepala dan menebarkan senyum saat mereka dibawa, tidak ada rasa takut terhadap yg ada didunia ini, yang mereka takutkan hanyalah Allah. Kita akan saksikan bersama melalui bukti-bukti tulisan Anda, siapa yang benar dan siapa yang salah. siapa yg benar-benar mebela agama Allah dan siapa yang menjual agamanya hanya untuk pemuas nafsu. (FPI simpatism )

vicko mengatakan...

Monyet...anjing...setan..iblis...( itu kata2 yang saya dengar di tv dari mulut beberapa orang FPI )...saya cuma mau tanya apakah mengucapkan kata2 kotor merupakan ajaran nabi Muhammad SAW, terus terang saja saya waktu pergi naik motor bersama istri dan anak saya saya diserempet oleh beberapa rombongan FPI yang ugal2an, padahal saya lagi pelan2 di pinggir...o ya saya mau nanya nih..apakah kekerasan di ajarkan oleh nabi Muhammad SAW...saya ngak mau hina siapapun ...bahkan menilai keimanan seseorang seperti yang sering dilontarkan FPI ( kapir, murtad )..karna saya yakin hanya Allah SWT yang bisa menilai keimanan seseorang...

zicoe mengatakan...

wakakakak jangan emosi bos nanti tambah banyak korban lagi...adem ayem aja yoo :) peace lah

ababil mengatakan...

Saudara saudariku muslimin muslimat yg kumuliakan, Jumlah pengikut Ahmadiyyah di Nusantara ini tidak mencapai 250.000 personil saja, mereka sudah ada sebelum Indonesia merdeka, jumlah mereka sangat sedikit masa itu, namun yg menyebabkan perkembangan mereka bukanlah kehebatan dakwah mereka, namun penyebabnya adalah kegelapan ummat atas iman dan pemahaman akan akidah islam, Jumlah mereka tak mencapai 1% muslimin dimuka bumi, sedangkan yg mesti kita benahi bukan hanya Ahmadiyah, namun juga saudara saudara kita muslimin yg terjebak narkoba, miras, perzinahan, perjudian, kriminal, korupsi, penipuan, kemalasan melakukan hal yg fardhu, seperti meninggalkan shalat lima waktu, tidak mau puasa ramadhan, wanita muslimah yg tak mau menutup auratnya, maraknya aliran sesat seperti Lia Eden, Ahmad Mushoddiq, dan sangat banyak lagi dan diantaranya adalah ahmadiyah, penyebabnya satu saja, yaitu kerusakan iman..

Maka janganlah kita terpaku hanya pada Ahmadiyah satu saja yg tak mencapai 1% dari jumlah muslimin di Indonesia, sedangkan kerusakan ummat yg lain kita lupakan sedangkan jumlahnya jauh lebih banyak, merusak anak anak kita, keluarga dan sahabat kita yg terus berjatuhan pada kemurkaan Allah swt setiap detiknya, Ahmadiyyah dibubarkan atau tidak oleh pemerintah kita, itu bukan tolak ukur bagi kita, karena pembubaran itu akan bersifat semu jika akidah dan iman ummatnya tidak dibenahi, dan pembubaran itu hanya akan menutup satu golongan, yg kemudian timbul ratusan lagi aliran sesat yg membingungkan ummat, Kita jangan terpaku pada pemerintah untuk membubarkan Ahmadiyah atau tidak, kita muslimin muslimat berjuang membenahi anggota Ahmadiyah agar kembali kepada Al Haqq, maka pemerintah membubarkannya atau tidak, memeranginya atau tidak, kita tetap bergerak tanpa harus menunggu dahulu pemerintah yg melakukannya, Kita lihat sendiri betapa dahsyatnya kerusakan akidah muslimin, saat bangkit saudara kita mengkontra ahmadiyah, namun muslimin lainnya bangkit pula mendukung ahmadiyah dan membelanya..

Saudaraku Muslimin Muslimat yg kumuliakan, hentikan Demo Ahmadiyah, hentikan kekerasan atas AHmadiyah, hentikan tuntutan untuk pembubaran atas Ahmadiyah, karena dengan perbuatan saudara saudara kita yg memerangi Ahmadiyah dengan kasar dan menuntut dengan desakan keras pada pemerintah untuk pembubaran Ahmadiyah justru bukanlah membuat Ahmadiyah sirna, justru sebaliknya..!, bagaimana…?? Subhanallah…, inilah yg sangat menakutkan dan berbahaya, justru bukan Ahmadiyah nya yg tak mencapai 1% jumlah muslimin, namun justru Muslimin yg membela dan melindungi Ahmadiah berubah menjadi jutaan banyaknya…!, pendukung Ahmadiyah semakin banyak, yg mendukungnya kini bukan hanya Negara Adikuasa musuh islam, namun kini jutaan Muslimin muslimat menaruh simpatik dan iba terhadap Ahmadiyah, Mungkin sebagian muslimin yg awam kini akan memberi infak besar dan rela melindungi Ahmadiyah dari kejaran muslimin karena tak tega melihat mereka dikejar kejar dan didholimi..

Inilah dampak yg sangat buruk dari kekerasan sebagian saudara kita muslimin, Saudara saudariku yg kumuliakan, bangkitlah.., kembalilah pada kelembutan Nabi saw, pada akhlak beliau saw, pada kesantunan beliau saw, dengan itu anggota anggota Ahmadiyah akan luntur dan kembali pada Iman dan Islam, undang dan ajak mereka ke majelis majelis taklim, ajak mereka makan bersama, undang mereka saat acara acara islami, ajak anak anak mereka hadir acara acara islami, bantu mereka yg susah, selalulah berlemah lembut pada mereka, namun tetap bahwa kita tak sefaham dengan mereka dalam masalah akidah, sungguh mereka akan mulai merasa bahwa merekalah yg salah, karena merasa beda sendiri dari muslimin lainnya, terpuruk dan membenci orang muslimin banyak, sedangkan orang orang muslim ternyata baik pada mereka, mereka akan malu sendiri dan menemukan kebenaran, Dan Ingat, bukan hanya Ahmadiyah, tapi seluruh lapisan masyarakat yg terkena ajaran sesat, seperti Lia Eden, Mushoddiq, dll, juga saudara saudara kita yg terjebak narkotika, perzinahan, perjudian, miras, dll janganlah dikasari dan dicaci maki dan dimusuhi, rangkullah mereka untuk berbaur dengan orang yg baik baik hingga mereka mengenal hal yg baik baik bersama orang yg baik dan ramah pada mereka.

Mengenai pemerintah, maka hati hatilah, memang Negara adikuasa sangat menginginkan muslimin bisa diadu domba dengan pemerintahnya sendiri, maka tak perlu Negara musuh musuh islam itu turun tangan menghancurkan simpul simpul kekuatan islam, namun biarlah pemerintah di negeri mereka masing masing yg menghantam mereka, sehingga muslimin saling hantam dengan pemerintahan di negaranya masing masing, mereka kuffar bertepuk tangan atas kejadian ini, media terus meliput kekerasan dan anarkis beberapa gelintir para pemuda peci putih dan pakaian sunnah, namun itu membuat pakaian sunnah dibenci dan identik dengan kekerasan, bukan kedamaian.. inilah harapan besar para Negara musuh islam, agar muslimin yg awam menjadi benci pada pakaian islami, atau malu memakai pakaian islami, karena takut dituduh anarkisme.. maka setelah bulan maulid yg diberkahi Allah swt di negeri kita dengan semakin dahsyatnya gerakan perayaan maulid yg semarak dan menarik perhatian muslimin yg awam untuk memperbaiki diri dan bernaung dibawah sunnah, disaat Jakarta dan wilayah wilayah lainnya mulai terang benderang dengan muslimin yg memakai peci putih, sarung, dll, kini berubahlah mereka pada kemunduran…, semua asesoris islami didentikkan dengan kekerasan dan terorisme, selama ini ketika misalnya naik beberapa pemuda bepeci putih, berbaju putih dan berbusana islami ke sebuah Bus umum misalnya, maka masyarakat awam akan simpatik dan tenang, wah.. pasti anak baik baik, harapan bangsa, pasti dari maulidan atau pengajian, Alhamdulillah…, keberadaan mereka membuat sejuknya jiwa manusia disekitarnya, namun kini ketika naik sekelompok pemuda berbusana muslim,peci putih, baju putih, maka orang orang awam mencibir benci, atau risau dan takut, jangan jangan mau swiping, jangan jangan mau merusak, jangan jangan anggota gerakan anarkis, mereka sudah takut dan benci dengan pakaian islami.. jika masuk sekelompok anak muda dg busana muslim ke sebuah pasar atau pertokoan, maka para satpam tidak lagi merasa aman, mereka langsung curiga dan bermuka masam.. muslimin yg awam kini merasa lebih aman jika melihat orang berbusana kuffar, wanita yg bercelana pendek, pria beranting dan memakai cincin besi dihidung dan bibirnya, mereka merasa lebih aman dengan itu daripada pemuda berbusana sunnah Rasul saw.. inilah kemauan dan tujuan musuh musuh islam…

Saudara saudariku yg kumuliakan, bangkitlah, bersatulah.., lupakan seluruh atribut kita, kita akan bangkit dihari kiamat dibawah satu pimpinan, yaitu Sayyidina Muhammad saw.. tidak ada panji kelompok, panji organisasi, dan panji partai, yg akan berkibar disana hanya bendera Muhammad Rasulullah saw yg akan ditegakkan, dan panji ummat ummat sebelum beliau dengan Nabinya masing masing, maka bersatulah, satukan niat, ingatlah sebidang tanah kubur kita yg sudah menanti tubuh kita dibelahan bumi ini, mereka sudah diberi kepastian bahwa fulan bin fulan akan bersemayam dibawah mereka.., ketika engkau mengingat kepastian saat saat tubuhmu diturunkan pelahan kedalam bumi, lalu kain penutup wajahmu dilepas, lalu kau dihadapkan ke kanan, wajahmu diciumkan ke tanah dinding kubur yg lembab, dan punggungmu diganjal batu bata agar kau tak lepas dari mencium dinding tanah kuburmu, lalu kayu kayu papan disusunkan satu persatu menutupmu, lalu mulailah tanah ditimbunkan padamu, diiringi tangis keluarga dan sahabat sahabatmu, lalu suasana gelap gulita…, sebagaimana sabda Nabi saw riwayat shahih Bukhari, bahwa kau akan mendengar langkah langkah para penguburmu yg berderap menjauh meninggalkan kuburmu.., inilah nasib semua manusia.., inilah akhir dari segala kehidupan, segala karya, usaha, pemikiran, pendapat, perjuangan,kekayaan, kemiskinan,kenikmatan, kesedihan, jabatan, kesibukan dan semua aktifitas yg dilakukan manusia dimuka bumi.., inilah puncak dan akhir dari semuanya.. tinggallah kau sendiri dengan Allah.., bagaimana Allah akan memperlakukan kita?, cukupkah amal amal kita?

Sabda Rasulullah saw : "Barangsiapa yg tak mengasihani orang, maka Allah tak mengasihaninya" (Shahih Bukhari). Maka bersatulah.. dan saling mengasihilah.. kita doakan semua saudara saudara muslim kita yg teraniaya sebab masalah ini agar diberi ksembuhan dan kesabaran, dan saudara saudara kita yg bermasalah dengan fihak yg berwajib agar segera dibebaskan, dan semoga Allah swt segera memadamkan api fitnah permusuhan antara sesame muslimin, dan agar Allah swt segera membantu kita untuk mentauhidkan mereka yg dalam kerusakan akidah, amiin… amiin..amiin.. Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu. Akhir kata, mari kita benahi iman ummat ini, maka terkikislah ahmadiyah, narkoba, perzinahan, korupsi, dan seluruh aliran sesat dan perbuatan sesat.
Allah menumpahkan kekuatan dan kemudahan padaku dan kalian dalam perjuangan ini, amiin
Wallahu a'lam

Roland Sinambela mengatakan...

Seandainya...

dirimu sedang memakai kopiah...menyelempangkan kain sajadah dipundak.. dan tiba-tiba ada yang mengatakan dirimu KAPIR...!!!

Sadarkah kamu kalau sebenarnya bukan hanya kamu yang dikafirkan, tetapi simbol-simbol islam yg kamu bawa itu turut diKAPIRkan...!!!
Maka kalau kamu TIDAK MARAH maka kamu Tidak pantas memakai kopiah dan membawa kain sajadah.

Saya mendukungmu KAFILAH FPI... anggaplah saja pencercamu sebagai para anjing dan MUNAFIK yang sedang menggonggong...

Roland Sinambela

An-Jil mengatakan...

Saudaraku, kami selalu mendo'akan antum-antum sekalian dalam setiap do'a-do'a kami, semoga Allah memberikan kekukatan dan pertolonganNya kepada antum sekalian dan semoga Allah melaknat dan menghancurkan setiap orang yang menyebarkan fitnah...Allahu Akbar

glory 69 mengatakan...

To : FPI
kok belum dijawab sii pertanyaan vicko?
saia,,membaca komentar maruto, dan saya rasa dia bener juga.

To : wira
argumen anda ttg indonesia memberikan hari libur ketika perayaan agama, apa ada yg salah?
apa anda pernah baca piagam madinah?itu hasil pemikiran nabi muhammad S.A.W...
To :anggota FPI yg suka kekerasan
saya cinta nabi MUHAMMAD, saya cinta ALLAH, dan saia tahu manusia bisa hidup karena diciptakan oleh ALLAH dan ditiupkan ruhnya oleh ALLAH...lalu kenapa anda menyakiti makhluk ciptaan ALLAH?
anda dan orang2 yg and pukuli itu masih sama-sama ciptaan ALLAH? jadi biarkan ALLAH saja yg menghukum ciptaannya sendiri,,anda sebagai sesama yg diciptakan oleh ALLAH tidak berhak menghakimi...

abu mengatakan...

FPI ibarat mutiara, walaupun dibenamkan dilumpur tetap berharga. Alhamdulillah segenap komponen ummat islam mulai merapatkan barisan tidak terpancing dengan isue adu domba kaum kufar dan munafikin.
Gerombolan Gus Dur (dengan Garda Bangsa dan Ansor) harus bertobat,kalian sudah menghianati agamamu sendiri.berotobatlah dari kesyirikan (ngapain ngisi ilmu kebal segala, dan konyolnya mau menghabisi saudaramu sendiri "FPI"). Allah akan memberi pertolangan kepada orang-orang yg sabar dan ikhlas membela agamaNya. lihatlah berapa besar dukungan-dukungan yg terus mengalir kepada Habib dan FPI. bahkan arogansi gerombolan Gus Dus akan dihadang oleh FBR. Ingatlah janga kalian takabur dengan kekuatan kebal kalian, atas izin Allah, InsyaAllah kalian akan menemui kematian dalam keadaan suulkhotimah....istighfar dan bertobatlah sebelum terlambat, tinggalak kesyirikan beanhi aqidah. Ayo sama-sama berjuang dijalan Allah, focuskan perjuangan kita melawan kebathilan. tegakkan amar ma'ruf nahi munkar.Allahu Akbar

indra mengatakan...

Di Mana Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid Sebelum Kasus Monas


Minggu, 8 Jun 08 20:01 WIB

Apa yang dilakukan Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid beberapa hari
sebelum pecahnya bentrokkan di Monas, Ahad, 1 Juni 2008, bisa dijadikan
cerminan siapa yang berjuang membela agama Allah SWT ini dan mana yang
malah berada di sisi musuh Allah SWT? Inilah faktanya:

Habib Muhammad Rizieq Syihab

Sejak pertengahan Mei 2008, Habib Rizieq memiliki kesibukan tersendiri
dengan pengacara Indra Sahnun Lubis, SH, sahabatnya. Keduanya bukan
tengah mengurus masalah hukum, namun tengah mempersiapkan seorang
selebritis yang mau kembali ke Islam.

Kepada sang artis, Habib berkali-kali menanyakan apakah dirinya memang
sungguh-sungguh ingin kembali ke Islam, bukan dengan paksaan atau ada
motivasi lain selain hidayah dari Alah SWT. Sang artis, bernama Steve
Emmnauel, berkali-kali pula menyatakan keseriusannya dan menegaskan
jika
keinginannya itu keluar dari hati nuraninya sendiri. Bukan paksaan
siapa
pun.

Akhirnya, pada hari Sabtu, 24 Mei 2008, didampingi oleh Pengacara
Indra
Sahnun Lubis, Steve Emmanuel mengucapkan dua kalimah syahadat di depan
Habib Rizieq, puluhan anggota FPI, dan para wartawan. Setelah
bersyahadat, Steve memilih nama baru "Yusuf Iman". Menurutnya, nama
tersebut dipilih Steve alias Yusuf Iman karena terinspirasi oleh Cat
Steven, seorang penyanyi ternama Inggris yang kembali ke Islam dan
mengubah namanya menjadi Yusuf Islam.

"Alhamdulillah, saya senang, bahagia, merasa excited. Sebentar lagi mau
bulan puasa, mungkin ini jadi awal yang baik untuk saya, " ujar Yusuf
Iman usai resmi mengucap dua kalimah syahadat. Kini Yusuf Iman mengisi
hari demi hari dengan mendalami Islam bersama seorang Ustadz yang
ditunjuk untuk membinanya.

Abdurrahman Wahid

Awal Mei 2008, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika serikat memenuhi
undangan Simon Wiesenthal Center (SWC), sebuah LSM Zionis garda
terdepan
di AS. SWC akan menganugerahkan Medal of Valor, Medali Keberanian, buat
Durahman yang dianggap sangat berani membela kepentingan Zionis di
sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar dunia bernama Indonesia.

Dalam konferensi pers di Gedung PBNU Jakarta, sebelum
keberangkatannya,
Durahman menyatakan bahwa kepergiannya ke AS selain untuk menerima
penghargaan tersebut juga akan merayakan seklaigus mengucapkan selamat
atas kemerdekaan negara Israel ke-60. Durahman bukannya tidak tahu jika
kemerdekaan Israel merupakan awal dimulainya teror, pembunuhan,
pemerkosaan, pengusiran yang dilakukan teroris Zionis Yahudi terhadap
ratusan ribu hingga jutaan warga Palestina yang sampai detik ini masih
jutaan jumlahnya yang menjadi pengungsi di negeri-negeri sekitar tanah
airnya. Tapi Durahman telah memilih posisi sebagai sekutu
Zionis-Israel,
bukan Palestina.

Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara
makan
malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel,
termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly
Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei),
dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles.

Sebagai tuan rumah adalah Rabbi Mervin Hier (Pendiri SWC dan Rabbi
paling berpengaruh di AS 2007-2008), yang dengan tangannya sendiri
mengalungkan medali tersebut ke leher Durahman. Durahman sendiri,
sambil
terus duduk di kursi rodanya, tersenyum dan mencium dengan penuh takzim
medali tersebut. Inilah seorang manusia yang bernama Abdurrahman Wahid,
tokoh sentral dalam AKKBB.

Sudah sedemikian jelas sekarang, siapa yang memperjuangkan Islam dan
siapa yang memilih bersekutu dengan musuh-musuh Allah SWT. Masihkan
Anda
ragu mengambil posisi dalam perjuangan ini? (rz)

indra mengatakan...

Di Mana Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid Sebelum Kasus Monas


Minggu, 8 Jun 08 20:01 WIB

Apa yang dilakukan Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid beberapa hari
sebelum pecahnya bentrokkan di Monas, Ahad, 1 Juni 2008, bisa dijadikan
cerminan siapa yang berjuang membela agama Allah SWT ini dan mana yang
malah berada di sisi musuh Allah SWT? Inilah faktanya:

Habib Muhammad Rizieq Syihab

Sejak pertengahan Mei 2008, Habib Rizieq memiliki kesibukan tersendiri
dengan pengacara Indra Sahnun Lubis, SH, sahabatnya. Keduanya bukan
tengah mengurus masalah hukum, namun tengah mempersiapkan seorang
selebritis yang mau kembali ke Islam.

Kepada sang artis, Habib berkali-kali menanyakan apakah dirinya memang
sungguh-sungguh ingin kembali ke Islam, bukan dengan paksaan atau ada
motivasi lain selain hidayah dari Alah SWT. Sang artis, bernama Steve
Emmnauel, berkali-kali pula menyatakan keseriusannya dan menegaskan
jika
keinginannya itu keluar dari hati nuraninya sendiri. Bukan paksaan
siapa
pun.

Akhirnya, pada hari Sabtu, 24 Mei 2008, didampingi oleh Pengacara
Indra
Sahnun Lubis, Steve Emmanuel mengucapkan dua kalimah syahadat di depan
Habib Rizieq, puluhan anggota FPI, dan para wartawan. Setelah
bersyahadat, Steve memilih nama baru "Yusuf Iman". Menurutnya, nama
tersebut dipilih Steve alias Yusuf Iman karena terinspirasi oleh Cat
Steven, seorang penyanyi ternama Inggris yang kembali ke Islam dan
mengubah namanya menjadi Yusuf Islam.

"Alhamdulillah, saya senang, bahagia, merasa excited. Sebentar lagi mau
bulan puasa, mungkin ini jadi awal yang baik untuk saya, " ujar Yusuf
Iman usai resmi mengucap dua kalimah syahadat. Kini Yusuf Iman mengisi
hari demi hari dengan mendalami Islam bersama seorang Ustadz yang
ditunjuk untuk membinanya.

Abdurrahman Wahid

Awal Mei 2008, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika serikat memenuhi
undangan Simon Wiesenthal Center (SWC), sebuah LSM Zionis garda
terdepan
di AS. SWC akan menganugerahkan Medal of Valor, Medali Keberanian, buat
Durahman yang dianggap sangat berani membela kepentingan Zionis di
sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar dunia bernama Indonesia.

Dalam konferensi pers di Gedung PBNU Jakarta, sebelum
keberangkatannya,
Durahman menyatakan bahwa kepergiannya ke AS selain untuk menerima
penghargaan tersebut juga akan merayakan seklaigus mengucapkan selamat
atas kemerdekaan negara Israel ke-60. Durahman bukannya tidak tahu jika
kemerdekaan Israel merupakan awal dimulainya teror, pembunuhan,
pemerkosaan, pengusiran yang dilakukan teroris Zionis Yahudi terhadap
ratusan ribu hingga jutaan warga Palestina yang sampai detik ini masih
jutaan jumlahnya yang menjadi pengungsi di negeri-negeri sekitar tanah
airnya. Tapi Durahman telah memilih posisi sebagai sekutu
Zionis-Israel,
bukan Palestina.

Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara
makan
malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel,
termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly
Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei),
dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles.

Sebagai tuan rumah adalah Rabbi Mervin Hier (Pendiri SWC dan Rabbi
paling berpengaruh di AS 2007-2008), yang dengan tangannya sendiri
mengalungkan medali tersebut ke leher Durahman. Durahman sendiri,
sambil
terus duduk di kursi rodanya, tersenyum dan mencium dengan penuh takzim
medali tersebut. Inilah seorang manusia yang bernama Abdurrahman Wahid,
tokoh sentral dalam AKKBB.

Sudah sedemikian jelas sekarang, siapa yang memperjuangkan Islam dan
siapa yang memilih bersekutu dengan musuh-musuh Allah SWT. Masihkan
Anda
ragu mengambil posisi dalam perjuangan ini? (rz)

Mochamad mengatakan...

Ayo FPI,belalah Islam dengan cara yang benar....
Saya sangat setuju dengan FPI yang berani menghadapi kemaksiatan dengan kekerasan, perjudian, pelacuran, perdukunan, tempat-tempat hiburan malam yang dibekingin preman2 adalah bagai duri dalam daging bagi syariat Islam.....
Tapi afwan ya akhi, saya sangat tidak suka dengan Gus Dur dan AKKB yang seenak perut sendiri bikin tafsir, tapi mengaca pada kasus monas, kehadiran kalian diperlukan, tapi saat kejadian seharusnya kalian terus beristighfar supaya ga terpancing emosi pihak2 yang tidak bertanggung jawab, yang kalian hadapi adalah penduduk2 sipil yang lemah dan tidak terlatih.....mereka bukan kriminal tapi orang yang pandangannya salah....

Arsip Blog