Minggu, 08 Juni 2008

Dimana Munarman ?

Pertanyaan ini adalah pertanyaan paling terpopuler di negri ini saat ini. Siapa yg tidak kenal Munarman ? dari anak kecil sampai orang dewasa semua mengenal sosok pengacara mantan ketua LBH ini. Ada sebuah anekdot di tengah masyarakat, saking bingungnya orang mencari sang Panglima, pertanyaan ini muncul pada lembaran soal penerimaan murid baru.

Di Media Indonesia online, pendapat fungsionaris PKB dan juga anggota Komisi III DPR RI, Imam Anshori Saleh mengungkapkan pendapatnya agar Munarman tidak perlu takut menyerahkan diri kepada Polisi, kata pengikut setia Gusdur ini. Dengan background profesionalisme Munarman dalam bidang hukum katanya, semua persoalan bisa diatasi. Masalahnya bukan bisa atau tidak diatasi. tapi ini hukum simeleketehe, Habib Riziq tidak terlibat hadir dalam aksi monas dan memukul saja sudah di dakwa dengan 4 lapis dakwaan dan ditahan di POLDA, apa lagi sangPanglima yg menjadi sasaran jajaran kepolisian RI. bisa termehek-mehek.

Bagusnya memang menghilang saja bersama angin yg berhembus dipantai, hingga pertanyaan yg sama akan terus berulang mulai dari penerimaan murid Playgroup, TK, SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi hingga test penerimaan karyawan negri dan swasta " Diamana Munarman?"

28 komentar:

zicoe mengatakan...

kan banci jadi kabur begitu ketahuan lgi dikejar2 aparta :)

Front Pembela Islam mengatakan...

kok banci teriak banci sih :)

i hate sinetron mengatakan...

HIDUP FPI !!
Umar Bin Khattab muslim Indonesia.

Selalu harus ada Muslim yang mampu bertindak tegas, apalagi di era kehancuran moral seperti ini.

Ada Muslim lembut... ada Muslim keras...

Keduanya harus ada...

Tindakannya yang memang harus lebih arif namun tetap mengena sasaran.

Semua ini memang rencana propaganda kafir, untuk merusak kekuatan umat Islam...

Bela FPI untuk melatih anggotanya agar lebih sabar dan arif serta terukur dalam bertindak.
Tetapi herus tetap tegas dan keras... harus tetap TEGAS dan KERAS...

Islam cinta damai dan lembut... tapi Islam juga TEGAS dan KERAS...

Pribadinya yang harus dilatih kearifannya... bukan kekuatannya yang harus diceraiberaikan!!!

Cukuplah hanya Allah SWT yang menjadi penolong umat Islam.

ALLAHU AKBAR!!!
ALLAHU AKBAR!!!
ALLAHU AKBAR!!!

tercatat di Neraka mengatakan...

“Posisi FPI menjadi semacam Pressure Group di Indonesia, untuk mendorong berbagai unsur pengelola negara agar berperan aktif dalam memperbaiki dan mencegah kerusakan moral dan akidah umat Islam, serta berinisiatif membangun suatu tatanan sosial, politik & hukum yang sejalan dengan nilai-nilai syariat Islam”
>>
emang yang boleh & berhak tinggal di Indonesia cuma Islam doank?
>>
emang cara2 kekerasan yang dianjurkan oleh Islam? Tidak adakah jalur musyawarah/dialog? Dimanakah kesabaran kalian? Kata kalian orang sabar dikasihi Allah?
>>
Kita sama2 ciptaan Allah, sama2 makan nasi, sama2 tinggal diIndonesia, kita ber-Saudara....

Agus Kamal mengatakan...

Mana ketehe
Pengecut seh

Istighfar mengatakan...

Alloh tau setiap kejadian, tidak seorang pun yg kebal dengan hukum Alloh...

Asep Munaryo mengatakan...

ah jadi banci aja dah, ga usah pasang profile asli, maen keroyokan, pake tutup muka biar ga ketahuan aparat, kalo ketahuan tinggal kabur. :)

zicoe mengatakan...

salut yoo untuk munarman yang udh tepatin janjinya....mudah2an tidak ada lagi individu atau kelompok yang sok jagoan jadi pengadil di negeri ini cukup aparat aja :)

Front Pembela Islam mengatakan...

Loo zicoe sudah masuk fpi toh ?

abu mengatakan...

he he...si zicoe emang banci gitu.
pertama dia bilang munarman banci..kemudian dia bilang salut.
siang zicoe jadi amir malam jadi mira.semoga ente dapat hidayah Allah.
salah satu Ciri orang munafik "jika berjanji tidak menepati". Munarman dan saudara-saudara kami muslim tahu betul tentang itu, dan InsyaAllah tetap istiqomah dijalan Allah.

mohhamad makrus mengatakan...

HAI lo fpi kalau demo & mukuli orang yang jantan dong ngak usah pakai penutup muka dasar banci lu pengecut

Dani mengatakan...

Yuk kita perang (JIHAD) Allohu Akbar !!!

Front Pembela Islam mengatakan...

ini lagi makrus banci taman lawang

abu mengatakan...

ciri-ciri banci diantaranya tidak konsisten, jiwanya labil.
dari beberapa komentar yg masuk bisa disimpulkan postingan di komentar ini :
1. zicoe (tdk konsisten tadinya memaki kemudian memuji, kesimpulan dia bisa dikatagorikan banci
2. mohhamad makrus tidak konsisten apakah muslim atau non muslim karena kalau muslim namanya muhammad atau mohammad (dengan huruf M double tetapi ini huruf H nya yg double), kemudian makrus tidak konsisten harusnya RAKUS.ini juga bisa dikatagorikan banci.
3. asep munaryo tidak konsisten dari namanya kalau asep biasanya dari jawa barat tetapi orang jawa barat jarang atau bahkan tidak pernah menggabungkan nama khas daerahnya dengan daerah jawa. jadi layak si asep munaryo ini dikategorikan banci.
jika saat ini hanya otak dan aqidah Anda yg banci, hati-hati sebentar lagi phisik Anda direnovasi jadi perempuan sehingga Anda tidak jadi banci lagi.

zicoe mengatakan...

bro saya orangnya objektif....saya salut untuk munarman karena memang dia berani untuk menyerahkan diri...saya kritik FPI selama ini karena cara anda itu memang tidak benar dengan memukuli orang seenak anda saja...disini negara hukum bukan negara islam


tolong di perhatikan itu anda bukan pemilik negara ini

Gema Pembebasan Kom. UNM Gunung Sari mengatakan...

MUNARMAN ITU PAHLAWAN, BUKAN BANCI...
YANG BILANG MUNARMAN BANCI ITU PEMILIKI RUMAH HIBURAN, ORANG TINNGI NAFSUNYA, PARA PELACUR, GIGOLO, HOMO SEKS, LESBIAN, DAN PARA WARIA ALIA BANCI YG SESUNGGUHNYA....

NGA PERCAYA, TANYA SAJA SAMA MEREKA, PEMILIK TEMPAT MESUM ITU, PARA PELACUR, DAN WARIA ALIAS BANCI (YANG SESUNGGUHNYA) YANG PERMAH DI LAWAN FPI

DI SINI ADA NGA YACH ???
MUNGKIN ADA YACH WAKAKAKKAKA

HIDUP FPI, TERUS BERJUANG LAWAN AHMADIYAH SAMA ORANG MESUM MESUM ITU YANG NGA SETUJU DENGAN ANDA

abu mengatakan...

Nah apa kubilang. sudah beberapa kriteria aku sampaikan dia (zicoe) masih juga ngga' merasa dirinya banci. Nah sekarang jawabannya malah masuk ke katagori labil.Bisa-bisanya mendeklarasikan diri lu objektif, yg bisa menilai objektif tidaknya seseorang bukan diri sendiri.ketahuilah bahasa mencerminkan kepribadian seseorang. nah lu muji-muji diri sendiri objektif...dasar labil pinginnya disanjung, dipuji. hati-hati bro istighfar kalau lu muslim.renungkan dengan nurani, takar keimanan islam lu.
Jika ada tindak kekerasan dan di negara yg lu bilang negara hukum ya...ajukan aja ke proses hukum. dan sekarang temen-temen FPI sudah bersedia diproses hukum...benar atau salah itu urusan pengadilan bukan lu yang memutuskan.gua bukan anggota FPI tetapi gua simpati sama perjuangan FPI. Terus berjuang Saudaraku di FPI.

Dadap mengatakan...

banci juga manusia...

hehe...

ngomong2 soal banci, aku dulu pernah mengkoordinasi beberapa LSM untuk sebuah acara bersama. salah satu LSM itu adalah LSM yang anggotanya banci-banci semua. salah seorang anggotanya sangat rajin sholat, dan yang bikin aku terharu, dia berkata: "aku yakin Allah tidak melakukan kesalahan ketika menciptakan saya, justru ini karena kebesaran-Nya... mungkin aku memang diciptakan untuk hidup lebih tangguh di dunia ini dibandingkan umat2-Nya yang lain... ini bukan pilihan dan bukan juga sebuah penyakit..."

zicoe mengatakan...

ountuk (abu) anda masih bisa bicara begitu karena anda atau keluarga anda belum dibantai ama orang2 FPI secara membabi buta tanpa melihat yang salah dan benar...asal anda tau aja orang2 FPI itu blom tentu semua alim dan orang suci jadi berhak mengadili orang seenak udel mereka karena yang berhak itu cuma aparat di indonesia ini dan ALLAH diakhirat nanti...lihat aja suatu saat akan ada anggotanya yang melakukan kesalahan dan mata anda akan terbuka.coba klu anda pernah melihat pernyataan salah satu mantan ketua FPI dijawa timur yang dulu hampir memimpin jihad di ambon (muhammad makrus) yang keluar dari FPI bagaimana dia memberitahu sebenrnya orang2 FPI itu

abu mengatakan...

Hati-hati terhadap racun pemikiran Liberal, jangan benar dan salah berdasarkan logika yg tidak didasari ilmu. Mas Dadap...
didalam hukum islam katagori banci itu ada 2 :
1.Khuntsa adalah orang yang secara fisik punya dua alat kelamin sejak lahir, yaitu kelamin laki-laki dan kelamin wanita. apakah banci yg anda koordinir itu punya 2 alat kelamin.
2.Mutakhnnats adalah seorang yang secara fisik laki-laki, lalu otaknya dibikin 'gila' oleh lingkungan sehingga dia berpikir bahwa dirinya perempuan (apalagi diracuni oleh pemikiran liberal). Orang seperti ini selamanya adalah laki-laki, tidak pernah jadi perempuan.
Kalau seorang lahir sebagai laki-laki, dalam arti dia punya alat kelamin laki-laki, maka selamanya dia adalah laki-laki. Kalau syetan dan iblis laknatullah membisiki hatinya dengan sejuta kesesatan, lalu dia melakukan operasi kelamin, maka selain dapat laknat dari Allah karena mengubah ciptaan-Nya, dia juga akan mendapat adzab yang pedih, lantasan Allah SWT melaknat laki-laki yang bergaya dan berpenampilan wanita apalagi sampai mengubah ciptaannya.

Memang Allah tidak pernah salah dengan ciptaanNya, cuma manusia saja yg merusak hasil ciptaanNya.
Benar pahala dan dosa, surga dan neraka itu Allah yang akan menentukannya, cuma bagi ummat islam sudah diberikan tuntunan mana yang akan menuju jalan sorga mana yang menuju neraka tinggal kita aja yang mau ngambil yang mana. Rasulullah sudah menyampaikan ajaran islam dengan sempurna. jadi jangan dikotori lagi oleh ajaran nabi-nabi palsu seperti Ahmadiyah. Untuk itulah langkah konkrit saudara-saudara kita di FPI dibutuhkan untuk menegakkan amar ma'ruf nahi munkar secara nyata bukan teori aja diceramah-ceramah. istighfar bagi anda yang masih mendukung banci dan ahmadiyah.

Asep Munaryo mengatakan...

wah, boleh jg cerita bro abu tentang "asep munaryo" tp koq ga introspeksi nicknya sendiri.
Abu itu partikel kecil yg selalu berkelompok dan tidak bisa berdiri sendiri. Abu itu tidak punya pendirian, selalu ngikut kemana arah angin. abu jika ditambah dengan gosok menjadi abu gosok, penjilat kotoran cucian piring (sisi positifnya nih) berguna untuk membersihkan piring2 kotor...

abu mengatakan...

Seperti kata orang bijak, kalau kita dekat dengan penjual minyak wangi pasti kita akan ketularan baunya.Kalau kita berkumpul dengan orang-orang shaleh InsyaAllah berkah Allah akan menghampiri kita.Nah jika anda berkumpul dengan orang salah dan ditempat yang salah, bukan tidak mungkin azab Allah yang mengampiri Anda.
Koq..anda bisa menyimpulkan FPI membantai membabi buta.Anda sudah Over Dosis oleh pemikiran liberal yg menyesatkan, pelajari informasi secara berimbang jangan telan aja tuh komentar-komentar murahan.

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.(QS: Al-Hujuraat/49: 6).

InsyaAllah ummat islam maupun diluar non islam tidak perlu khawatir dengan FPI karena islam jelas mengatur untuk urusan agama masing2 "Untukmu agamamu dan untukku agamaku".

Anda benar (zicoe), orang-orang di FPI tidak semua suci karena mereka bukanlah kumpulan malaikat, namun dengan bekal iman,ilmu yang benar serta memohon pertolongan Allah mereka terus berupaya memeperbaiki diri untuk memperkecil kesalahan menuju ridho Allah. Bandingkan dengan orang-orang yang memuja kemaksiatan dengan memakai dalilnya sendiri dan menuhankan nafsunya saja, mana yang anda anggap baik. renungkan ini.

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS: Ali Imran/3:104).

Untuk masalah ketua FPI jatim, aku no comment...biar saudara-saudar di FPI yg memberi penjelasan.
Cuma..mau keluar atau bergabung dengan FPI itu hak individu.Kalau tidak sepaham dengan tujuan ya bagus keluar daripada menjadi racun perjuangan. Ingatlah berjuang di jalan Allah itu tidak mudah banyak tantangan: hinaan, cacian, teror bahkan sampai kematian taruhannya. berbeda dengan berjuang dijalan nafsu dunia yang membela kekayaan, kemaksiatan, sungguh menyenangkan karena mendapat pujian, uang, kemewahan.
Semoga Allah memudahkan jalan mujahid.

yovantra mengatakan...

ah, taik kucing! diskusi lu ga mutu.

cari siapa yang banci siapa yang salah. ga bikin solusi lu pada. bawa2 alkuran segala.

mana buktinya kalo islam bisa jadi jalan keluar segala masalah? lu malah lempar2 kesalahan. taik lu!

abu mengatakan...

Bagus Asep, kayaknya otak loe udah mulai berangsur baik dan mulai menyadari ada seuatu kelainan prilaku menyimpang dalam diri loe. Alhamdulillah kami doakan loe ngga' jadi banci seterusnya, tapi kalau secara sadar loe masih ingin jadi banci ketahuilah azab Allah sangat pedih.Sekarang tinggal mulai lurusin akidah (kalau loe muslim, kalau tidak sebenarnya ngga' usah ikut-ikutan membahas masalah ahmadiyah).Sebagai muslim wajib melaksanakan amar ma'ruf nahi munkar,walaupun harus jadi abu gosok yang akan membersihkan pirin-piring yang dikotori oleh kemaksiatan,kesesatan, perusakan aqidah, penistaan agama. dan penyimpangan pemikiran. Hati-hati jika loe dan yang lainnya masih mempertahankan perusakan terhadap agama Allah ini.Semoga hidayah Allah mengembalikan kamu kejalan yang benar.amin. Saudara2ku di FPI, postingan buku putih FPI bagus itu, kalau bisa tampilkan ulasan-ulasan kegiatan FPI yang posisip seperti yg diulas di eramuslim.com sehingga ada keseimbangan berita (selama ini kaum pembela kebathilan selalu mendeskriditkan FPI sebagai akibat opini media yg memang mempunyai misi menghancurkan islam). Terus berjuang Allahu Akbar.

Front Pembela Islam mengatakan...

to:yovantra
Ente muslim bukan? kalo muslim baca tuh tulisan ane dari awal sampai habis, baru komentar. kalo belum bisa baca ane ajarin sini belajar baca.
Kalo ente non muslim. Jangan ikut2an urusan muslim, urus aje agama elo sendiri.
Pakai ngomong tai, kalo dilapangan habis lo digebukin laskar.

Asep Munaryo mengatakan...

Aminnn...Buat mas abu thanks doanya, saya pun memang tidak pernah berharap ganti kelamin. Buat Mas yg mengatas namakan "front pembela i** "(memang anda itu statusnya sebagai humas resmi dari fpi ya?), mas, kalo mo gebukin "yovantra" ngapain pake bawa laskar? emang ga berani satu lawan satu ama tu orang?

Front Pembela Islam mengatakan...

Sep, asep...pertanyaan retoris.

abu mengatakan...

To: Yovantra.
Kamu belum merasakan nikmatnya iman Islam. Kenikmatan yang tidak dapat ditukar oleh kenikmatan dunia dan seisinya.Salah satunya, InsyaAllah akan membuat ahlak kamu jadi lebih baik dari sekarang ini.Tutur kata yang keluar dari mulutmu merupakan cerminan pribadimu yang telah dikotori oleh lingkungan (mudah2an orangtuamu tidak mendidik demikian). Seperti perumpamanaan lebah dia mengambil sari bunga yang baik dan akan mengeluarkan yang baik pula. Sebagaimana kata-kata yang kamu keluarkan aku yakin ada yang salah dengan hasil pendidikan ahlakmu. Jika kamu non muslim sebaiknya tidak usah diteruskan untuk memberi komentar karena ini bukan konflik antar agama tetapi penistaan agama. Islam rahmatan lil alamin, rahmat untuk semua mahluk ciptaan Allah. Semoga Allah memberi hidayah kepada kamu agar bisa juga suatu saat menikmati keimanan dalam Islam.

Arsip Blog